CAPRES INDONESIA 2014 & BURSA KEUANGAN DUNIA

Siapa Presiden RI 2014 yad.
Prabowo Subianto
Joko Widodo
Abu Rizal Bakri
Poll Maker
Adsense Indonesia

Saturday, 30 August 2014

AKU PERNAH DATANG DAN AKU SANGAT PATUH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - AKU PERNAH DATANG DAN AKU SANGAT PATUHKisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu dan polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kata terakhir yang ia tinggalkan adalah aku pernah datang dan aku sangat penurut. Anak ini rela melepaskan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya. Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya. Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat di mana papanya menemukan anak kecil tersebut di atas hamparan rumput. Di sanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12. Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah. Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhat....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Friday, 29 August 2014

KETIKA KAISAR MEMERINTAH DENGAN BELAS KASIH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KETIKA KAISAR MEMERINTAH DENGAN BELAS KASIHTahun pertama masa Zhenguan, Kaisar Tang Taizong memberitahu kepala personil kerajaan, “Kehidupan perempuan di lingkungan istana sangat memprihatinkan. Pada akhir Dinasti Sui, istana kerajaan terlalu banyak merekrut tenaga kerja perempuan. Banyak dari mereka tinggal di kota lingkar luar istana, dimana kaisar jarang berkunjung; hal mana hanya menghamburkan uang dan tenaga. Saya tidak menyukai situasi ini. Yang mereka lakukan hanya membersihkan rumah. Apa lagi yang dapat mereka lakukan? Biarkan mereka pulang ke rumah dan menikah. Kita dapat menghemat uang dan orang-orang akan lebih bahagia serta memiliki kehidupan pribadinya.” Setelah itu, istana kerajaan mengirim pulang lebih dari 3.000 perempuan. Tahun kedua masa Zhenguan, Tiongkok Tengah mengalami masa kekeringan diikuti dengan kelaparan yang parah. Kaisar Tang Taizong mengatakan kepada menteri-menterinya, “Cuaca yang ekstrim adalah akibat dari kekurangan De (kebajikan, budi pekerti) pada diri saya, saya memerintah tidak berdasarkan kebajikan. Karenanya kita sedang dihukum. Kesalahan apa yang rakyat telah lakukan sehingga harus menerima penderitaan ini? Saya mendengar rakyat telah menjual putra putrinya demi uang. Saya merasa sangat sedih!” Kaisar kemudian mengirim menteri Du Yan untuk melakukan penyelidikan di daerah yang dilanda kekeringan. Menteri Du Yan membeli kembali anak-anak tersebut dengan uang pribadi Kaisar dan mengembalikannya kepada orang tua masing-masing. Pada tahun ketujuh pemerintahan Zhenguan, ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Thursday, 28 August 2014

DELAPAN HADIAH TERINDAH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - DELAPAN HADIAH TERINDAH KEHADIRAN Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yg tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan. MENDENGAR Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya. DIAM Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang k....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Friday, 22 August 2014

PENCURI YANG BIJAKSANA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - PENCURI YANG BIJAKSANADahulu kala ada seorang raja yang kaya raya. Sang Raja begitu yakin akan keadilan aturan dan keputusan yang dibuatnya. "Aturan adalah Aturan "katanya kepada penasihat penasihat kerajaan. Ia tak pernah mengijinkan adanya perkecualian dalam setiap pelaksanaan keputusan yang dibuatnya. Suatu hari seorang pengawal kerajaan memergoki seorang pengemis yang sedang mengendap endap bermaksud mencuri roti dari dapur kerajaan. Sang raja murka dan memerintahkan supaya pencuri itu dihukum gantung karena begitulah hukuman bagi seorang pencuri. "Tapi saya toh sangat miskin dan lapar, sementara Sang Baginda Raja memiliki segala galanya. Tentunya tidak salah jika sedikit keju dan roti aku minta. Ya…., saya tidak meminta ijin karena saya sesungguhnya bukan pencuri. Di sana tak ada seorang pun. Kepada siapa saya harus meminta ijin ?"kata pencuri itu menjelaskan. "Maaf….., tidak ada perkecualian Pengawal, Bawa pencuri ini ke tiang gantungan "perintah raja. "Ah.., sayang sekali."keluh pencuri itu ketika dalam perjalanan di hadapan pengawal kerajaan. "Mulai sekarang sebuah rahasia besar dari ayahku akan mati bersamaku. Tapi saya senang bahwa saya tidak membocorkannya di hadapan Sang Baginda Raja." "Apa katamu ? Rahasia besar apa itu ? Ayo, katakan rahasia itu ."sergah pengawal ingin tahu. "Jika Sang Baginda Raja menanam biji buah delima, maka biji delima itu akan tumbuh dan berbuah hanya dalam semalam. Kalau tidak ada saya, dapatkah itu terjadi ? Itulah rahasia yang telah diajarkan ayahk....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Thursday, 21 August 2014

MENABUR BENIH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - MENABUR BENIHDi sebuah kaki gunung yang gundul dan tandus. Seorang bapak tua memikul sebuah kantung penuh berisi bibit pohon kayu di bahunya, sementara sebuah cangkul berada di bahu yang lain . Sepanjang hari pak tua menggali lobang dan memasukan bibit-bibit pohon tersebut. Begitulah kerja pak tua setiap hari. Ketika malam tiba, ia memetik sayur-sayur yang bertumbuh liar di kaki gunung itu untuk menjadi santapannya di malam nanti. Suatu hari sejumlah murid sekolah datang berpiknik di kaki gunung tersebut, dan mereka begitu heran melihat pak tua yang seakan melakukan suatu pekerjaan yang amat tak berarti, karena tempat itu nampak tandus dan tak mungkin bibit-bibit itu akan bertumbuh subur. “Aku hidup di tempat ini dan aku telah menaburkan jutaan benih pohon kayu. Namun hanya 1 persen saja yang tumbuh. Tapi aku tak akan berputus asa. Di hari tuaku, aku ingin terus menaburkan benih di sini.” Tahun terus beralih. Anak-anak sekolah tersebut telah bertumbuh dewasa. Ketika mereka datang lagi ke kaki gunung tersebut...WAH...!!! Mereka tercengang dan berdecak kagum. Betapa indah pemandangan di sana yang diwarnai pohon-pohon nan hijau serta merdunya nyanyian burung. Bapak tua sudah lama pergi. Namun ia meninggalkan harta karun tak ternilai. Pengorbanan kita mungkin tak dapat dinikmati hasilnya saat ini. Namun percayalah, bahwa ada saatnya ketika bibit memunculkan tunasnya. (Janganlah berusaha menjadi orang yang berhasil, tapi berusahalah menjadi orang yang bernilai. - Einstein) ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Monday, 21 April 2014

STATEMEN DIATAS...SAMA SAJA MAU NGAJAK BERANTEM....NOTHING TU LOOSE....GOLKAR KOK DILAWAN...PASTI BANYAK AKAL

Jokowi: Kita mau dengan Golkar, tapi tak mau bagi-bagi menteri


Jokowi: Kita mau dengan Golkar, tapi tak mau bagi-bagi menteri
 




Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan bertolak ke Bali. Selain menghadiri pernikahan koleganya, Mega juga disebut-sebut akan menemui Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical.

Saat ditanyai soal rumor pertemuan Mega dengan Ical di Bali, Jokowi mengaku tak tahu apa-apa.

"Wong saya disini, kok tanya ke saya, kita kan udah pernah ketemu dari dulu dengan Golkar, kita sih mau saja kerjasama dengan Golkar tapi kita tidak mau bagi-bagi kursi, bagi-bagi menteri, karena rakyat tidak dapat merasakannya, kita ketemu harus mengagendakan kepentingan rakyat dan agenda negara ke depan," kata Jokowi saat ditemui di rumah dinas, Jakarta, Jumat (18/4).

Jokowi mengaku kekuatan politiknya ada pada rakyat, relawan dan kader partai yang bergerak.

"Kekuatan kita bukan serangan udara dan koalisi gemuk seperti partai lain," kata Jokowi.

"Kekuatan kita kan ada di rakyat, relawan dan kader partai yang bergerak, di situ letak semua kekuatan kita karena kita tidak punya udara dan laut seperti partai lain, kekuatan kita kan ada di relawan, mereka mengorganisir dirinya sendiri, mengorganisir kelompoknya sendiri dan banyak jumlahnya," kata Jokowi.

Jokowi berjanji akan memaparkan visi-misi tiap pekan. Dia berharap rakyat paham strateginya.

"Strateginya saya akan memaparkan visi misi tiap pekan, perminggu pertema, kalau dipaparin semuanya, bisa ditiru nanti, sebetulnya mulai minggu ini, tapi minggu ini libur," tutupnya dengan bercanda sambil menutup pintu rumahnya.

3...NAMA DIPERKIRAKAN AKAN MENDAMPINGI JOKOWI.....TETAPI HASIL SURVEY....APAKAH AKAN NAIK ATAU TURUN...BELUM JELAS

Pramono Anung: 3 nama cawapres Jokowi sudah beredar di publik


Pramono Anung: 3 nama cawapres Jokowi sudah beredar di publik



Merdeka.com - Mantan Sekjen PDIP Pramono Anung , mengatakan nama cawapres Jokowi sudah mengerucut ke tiga nama tokoh. Meski tak mau mengungkap siapa tiga nama itu, menurut dia, tiga nama itu sudah sering disebut-sebut oleh media massa.

Pramono menuturkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan akan diumumkan cawapres untuk Jokowi itu. Sebab, internal sendiri memiliki dua pandangan berbeda soal pengumuman cawapres itu.

"Dalam rangka mengerucutkan nama-nama yang sudah ada, mudah-mudahan dalam waktu dekat. Tapi memang ada dua pandangan berbeda, satu masih menunggu keputusan resmi KPU , karena kan pleno KPU 5 Mei, atau diinikan (diumumkan) sekarang," ujar Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/4).

Dia menilai tak berkompeten untuk mengungkap siapa nama-nama yang sudah beredar itu. Oleh sebab itu dia meminta agar publik menunggu pengumuman resmi partai soal cawapres Jokowi . "Mengenai siapa orangnya saya tidak berkompeten menyampaikan hal itu," imbuhnya.

Dia hanya memperkirakan bahwa pengumuman cawapres bagi Jokowi akan diumumkan jelang keputusan resmi KPU soal hasil pemilu legislatif, atau setelah ada keputusan resmi KPU . Kedua opsi itu, kata dia, ada untung dan rugi bagi PDIP .

"Dua-duanya tentu ada untung rugi. PDIP tentu menunggu berapa kursi pasti yang bisa diraih, apakah 20 persen kuota atau tidak. Koalisi dengan NasDem itu juga hal yang dipertimbangkan," ujarnya.

Pramono hanya memberikan sedikit bocoran soal cawapres Jokowi , dia mengungkapkan, tiga nama itu tidak jauh dari calon yang selama ini disebut-sebut. "Tiga nama adalah nama-nama yang sudah beredar mudah-mudahan publik akan merespon positif," ujarnya.

Diketahui, sudah muncul sejumlah nama bagi cawapres Jokowi belakangan. Yang paling santer terdengar di antaranya, Jusuf Kalla (JK), Mahfud MD , Ryamizard Ryacudu.

Saturday, 19 April 2014

SEBAIKNYA TIDAK SALING MENYALAHKAN...AGAR KEKUATAN BERTAMBAH KUAT...JANGAN MALAH BERANTEM

PDIP Terancam Pecah Usai Puan Maharani Mengusir Jokowi dari Rumah Megawati



Jokowi vs Puan Maharani
Jokowi vs Puan Maharani. [ilustrasi]
JAKARTA (kompasislam.com) – Berita pengusiran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi dari rumah kediaman Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu 9 April 2014 lalu oleh Puan Maharani semakin meluas dan PDIP terancam pecah kongsi.
Sejak pertama dilansir oleh The Jakarta Post, berita pengusiran Jokowi oleh Puan menjadi pembicaraan hangat di mana-mana. Menurut saksi yang mengetahui kejadian memalukan itu, pengusiran Jokowi dilakukan Puan yang kesal dan marah melihat sikap Jokowi yang masih saja berkelit menghindar dari tanggung jawab atas hasil perolehan suara PDIP yang jauh di bawah ekspetasi internal PDIP, yakni hanya 19%.
Hasil itu hanya sekitar 60% dari target suara yang disesumbarkan Jokowi sebelum Pemilu 2014. Kemarahan Puan yang berakhir dengan pengusiran Jokowi dari kediaman Megawati itu terjadi karena tanpa diduga Jokowi dan tim suksesnya secara gamblang dan nekat malah menyalahkan Puan Maharani atas anjloknya suara PDIP.
…Puan Maharani tanpa basa-basi langsung mengusir Jokowi ke luar rumah di hadapan puluhan kader utama PDIP yang hadir pada Rabu malam itu…
Tak mau disalahkan, Puan selaku putri Megawati dan Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) PDIP secara tegas menyebut Jokowi adalah penyebab kemerosotan suara PDIP. Berdasarkan survei LSI, prediksi hasil Pemilu jika Jokowi tidak jadi Capres adalah 24,5%.
Begitu Jokowi memaksa dan berkehendak untuk didukung secara terbuka sebagai Capres PDIP dalam Pemilu 2014, hasilnya malah menggerogoti suara PDIP menjadi hanya 19% saja, yang artinya “Jokowi Effect” sama sekali tidak benar, bahkan menimbulkan kemerosotan suara PDIP.
Sebagai Ketua Bappilu, Puan tidak dapat lagi menahan kekesalannya atas kecaman Jokowi dan tim suksesnya yang menjadikan Puan dan Bappilu PDIP sebagai kambing hitam, sehingga Puan tanpa basa-basi langsung mengusir Jokowi ke luar rumah di hadapan puluhan kader utama PDIP yang hadir pada Rabu malam itu.
Tindakan yang sangat memalukan yang diterima Jokowi dan tim suksesnya tersebut, seketika itu langsung membuat Jokowi terdiam dan bergegas keluar meninggalkan kediaman Megawati. [Khalid/anews]
- See more at: http://www.kompasislam.com/2014/04/15/pdip-terancam-pecah-usai-puan-maharani-mengusir-jokowi-dari-rumah-megawati/#sthash.4j6FmLwq.dpuf

BERITA SIMPANG SIUR...BAGAIMANA SUARAT KHABAR SEKELAS JAKARTA POST,,,BISA SALAH BERITA?

PDIP Bantah Puan Usir Jokowi dari Teuku Umar

Sebuah media nasional memberitakan Jokowi diusir Puan dari rumah Mega.

ddd
Minggu, 13 April 2014, 10:31Suryanta Bakti Susila
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Politikus PDIP Hasto Krsitiyanto saat kampanye.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Politikus PDIP Hasto Krsitiyanto saat kampanye.(VIVAnews/Rohimat Nurbaya)
VIVAnews - PDI Perjuangan (PDIP) membantah bahwa Puan Maharani memarahi dan meminta Joko Widodo meninggalkan rumah Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar pada Rabu 9 April 2014.

Tim Media DPP PDIP Eva Kusuma Sundari menyesalkan adanya pemberitaan tersebut. Setelah berita itu keluar, Eva mengaku telah mengonfirmasi Joko Widodo ihwal kabar tersebut. Jokowi mengaku tidak ketemu Puan pada hari yang disebutkan dia diusir itu. 

"Sejak coblosan saya tidak pernah ketemu lagi dengan mbak Puan hingga sekarang," kata Eva menirukan perkataan Jokowi.

Menurut Eva, fakta yang terjadi, segera setelah quick countmaka Mega bersama Jokowi melakukan evaluasi sekaligus menyusun konsep kampanye pilpres. 

"Hasil quick count diterima dengan gembira karena rakyat telah mengantar PDIP sebagai pemenang pileg walau meleset dari pencapaian target, tapi PDIP tetap sebagai pemenang pileg," ujarnya.

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa informasi itu sama sekali tidak benar dan tak sesuai fakta.

"PDI Perjuangan menyesalkan dan terkejut dengan pemberitaanThe Jakarta Post karena tidak sesuai dengan fakta yang ada," kata Hasto.

Menurut Hasto, saat itu Mega, Jokowi dan beberapa sahabat tidak berada di rumah di Jalan Teuku Umar, sehingga tidak ada pertemuan maupun perdebatan itu.

"Pada saat itu Ibu Megawati, Pak Jokowi, dan beberapa sahabat beliau sedang menikmati makan malam, sekaligus membicarakan hal-hal terkait dengan pelaksanaan pemilu," kata Hasto.

Hasto menyatakan, PDIP merasa difitnah dan disudutkan dengan pemberitaan media itu. 

"Kami menilai bahwa pemberitaan itu merupakan kesalahan fatal dalam pelaksanaan kaidah jurnalistik," kata Hasto.

Sebelumnya, sebuah media nasional berbahasa Inggris memberitakan bahwa Puan Maharani memarahi dan mengusir Jokowi dari rumah Mega di Jalan Teuku Umar terkait hasil pemilu yang tak sesuai target. (eh)