Tuesday, 1 September 2015

IHSG BEI.....MELEMAH? ADA APA DG EKONOMI KITA?

IHSG BEI melemah lagi

 | 2.000 Views

IHSG BEI melemah lagi
Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan pelemahan pada pembukaan bursa Rabu pagi, turun 44,64 poin (1,01 persen) menjadi 4.367,81 seiring dengan pergerakan mayoritas bursa saham di Asia.

Kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 juga bergerak turun 11,43 poin (1,53 persen) menjadi 737,54.

"IHSG mengalami koreksi seiring dengan kondisi bursa saham global. Estimasi pergerakan indeks BEI pada Rabu ini berada di 4.300-4.470 poin," kata Analis Mandiri Sekuritas, Hadiyansyah.

Investor jangka panjang, menurut dia, bisa memanfaatkan momentum penurunan IHSG BEI untuk ambil posisi.

"Kondisi pasar saat ini masih berada dalam kondisi bearish. Namun posisi saat ini, merupakan posisi yang sangat menarik sekali bagi para investor konservatif dan jangka panjang untuk mulai mengakumulasi dan menambah posisi pada ekuitas," katanya.

Beberapa indikator teknikal, ia mengemukakan, menunjukkan bahwa IHSG BEI telah berada di tingkat yang sangat rendah, berada di area sama ketika terjadi penurunan di pertengahan tahun 2013 dan sebagian lagi sudah mendekati tingkat terendah seperti menjelang krisis 2008.

Kepala Riset Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan data aktivitas manufaktur Tiongkok, Eropa hingga Amerika Serikat yang menurut selama Agustus memicu kecemasan mengenai kesehatan ekonomi global.

"Kuatnya sentimen negatif dari ekternal akan membayangi laju IHSG sehingga sulit untuk bergerak positif pada perdagangan saham hari ini," katanya.

Di tingkat regional, indeks Bursa Hang Seng melemah 189,74 poin (0,90 persen) ke level 20.995,69; indeks Nikkei naik 85,35 poin (0,74 persen) ke level 18.251,04; dan indeks Straits Times menguat 8,12 poin (0,28 persen) ke posisi 2.890,56. 

Wednesday, 12 August 2015

Donald Trump: I Really Do Believe We’re Creating a Bubble

Trump leads GOP race in CBS News poll

Trump leads GOP race in CBS News poll

Poll: Donald Trump Surges Ahead Of Walker & Bush In GOP Race 2016 - Amer...

Donald Trump isn't in the mood for Scott Walker's stupid crap

Who will be the Republican nominee? | 2016 GOP Primary

Early Predictions For The 2016 Election - presidential election

Presidential Election 2016 Predictions

USA Presidential Election 2016 Conspiracy | Republican Candidate

All About Jeb Bush - US Presidential Election 2016 Republican Candidate

With All Due Respect (06/17/15)

Top 10 Crazy Donald Trump Moments

Whoopi Goldberg Explodes At Donald Trump About Obama's Birth Certificate

President Obama Jokes About Donald Trump in 'Daily Show' Appearance

Donald J. Trump, Chairman and President, The Trump Organization

Tuesday, 11 August 2015

KONVENSI DEBATE PERTAMA PARTAI REPUBLIK....TRUMP SUKSES BESAR

Debat Perdana Pilpres AS 2016, Donald Trump 'Berkuasa'

Pemilu AS
By 
Liputan6.com, Jakarta - Donald Trump lagi-lagi menjadi pusat perhatian debat perdana Partai Republik di jaringan TV FOX untuk mencari "tiket" dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016. Miliuner ini kembali melontarkan kata-kata "pedas"-nya, baik kepada lawan debat maupun kepada pembawa acara.
Padahal ia berjanji untuk membuatdebat semanusiawi mungkin. Trump juga berjanji tidak akan menyerang secara pribadi kecuali diserang terlebih dulu.
Namun, hanya dalam hitungan menit, Donald Trump ngomel kepada pembawa acara Fox News, mencela komedian AS, dan sesama kandidat Republik. Setiap kalimat yang keluar dari mulutnya membuat para hadirin harus menahan napas dan membuat kesal rekan-rekan Republik-nya.
Debat diawali dengan pernyataan menolak menjadi calon independen andai kalah dalam memperebutkan tiket Republik. "Saya akan menang, kita semua akan menang," katanya.
Senator Rand Paul, dokter lulusan Universitas Duke yang juga berlatih dengan Stephen More, figur Republik yang juga melatih Donald Trump berdebat, segera gerah. Ia menuduh Trump mendanai dan membeli seluruh politikus. "Anda bukannya sudah pasang taruhan untuk Clinton?" tanya Rend Paul kepada Trump seperti dikutip dari CNN.
Tuduhan Paul berkaitan dengan salah satu artikel The Washington Post yang menuliskan tentang "main mata" Bill Clinton dengan Donald Trump sebelum miliuner temperamental ini terjun ke dunia politik.
Donald Trump tak kalah gesit dan menjawab Rand, "Saya telah banyak ditantang oleh banyak orang. Dan jujur, saya tidak suka basa-basi politik."
"Saya undang keluarga Clinton ke pernikahan saya, dan mereka datang. Ya sudah."
Para kandidat Republik ini seperti melupakan pesan partai secara keseluruhan untuk tidak menyerang secara frontal. Meski Jeb Bush --kandidat Republik nomor 2 suara terbanyak-- sudah memperingatkan, tak seorang pun berhasil menahan emosi.
"Saya ingin menang. Kita ingin menang. Kita harus merangkul semua orang dengan harapan dan pesan yang optimistis," kata Bush.
Topik tentang imigran ilegal tak kalah menariknya. Terlebih karena Donald Trump mengemukakan topik ini dengan keras dalam kampanyenya. Dalam debat kali ini, Trump mengatakan berkat dirinya topik ini menjadi perhatian.
"Kalau bukan karena saya, Anda tidak akan pernah berbicara tentang imigran ilegal, Chris," kata Trump kepada pembawa acara Fox, Chris Wallace. "Ini subjek yang tidak pernah dipikirkan oleh orang lain sampai saya sampaikan ke publik."
Saat topik mengenai perempuan, Wallace mempertanyakan tweet Trump beberapa waktu lalu yang mengatakan ia tidak suka perempuan karena seperti lemak babi, anjing, atau binatang yang mengerikan lain. Menjawab Wallace, Trump berdalih, kicauan itu hanya untuk komedian AS, Rosie O'Donell.
Para penonton melontarkan ketidaksukaan atas jawaban Trump itu dengan melontarkan, "Huuuuuu."
Ia juga melontarkan kalimat pedas terhadap Presiden Obama dan mantan Presiden Bush. "Di akhir masa pemerintahan Bush Junior... wah, itu kerusakan besar-besaran," ejek Trump. "Kalau Obama, dia adalah presiden yang tidak tahu apa-apa. Saya ingin bilang Obama itu tidak mampu, tapi itu tidak baik,"
Mantan pembawa acara The Apprentice ini benar-benar mengambil alih panggung. Donald Trump menguasai 11 menit pertama dalam debat yang ditayangkan di prime time itu. HarianWashington Post menghitung kecepatan waktu berbicara antara ketiga bakal kandidat, Donald Trump, Jeb Bush, dan Marco Rumbio.
Dalam waktu 10 menit 31 detik, Trump menghasilkan 1.986 kata, sementara Bush menghasilkan 1.497 kata dalam waktu kurang dari sembilan menit. Sementara senator Rubio hanya 1.400 kata dalam waktu 8 menit. 
Ketujuh kandidat lain nyaris tak bisa mengambil alih panggung terutama dari Donald Trump. Senator Ted Cruz yang digadang-gadang sebagai bintang debat Ivy League hampir tak ada kesempatan untuk berbicara.
Demikian pula dengan mantan dokter ahli saraf, Ben Carson, yang saat diberikan kesempatan berbicara, menyinggung moderator tentang keberadaan dirinya. "Oh, saya kira Anda tidak sadar bahwa ada yang lain selain kami," ucapnya disambut gelak tawa para penonton yang hadir.
Partai Demokrat, Kamis 7 Agustus 2015, mengumumkan debat perdana kandidat mereka akan dilaksanakan pada 13 Oktober di Nevada, AS. (Rie/Yus)

ANALISA ...PERANG WANITA BESI.....DIANTARA KAUM HAWA....INILAH BENTUK EKSISTENSI WANITA AS

Ini Dia Calon Terkuat dari Demokrat dan Republik Dalam Pemilu Presiden AS 2016?

Meski pemilihan pendahuuan masih akan berlangusung setahun lagi dan pelantkan presiden AS akan terjadi Januari 2017, menarik kita simak siapakah yang akan maju dari partai Demokrat dan Republik mencalonkan diri sebagai Presiden AS pengganti Barack Obama.
Berikut sejumlah nama calon yang dariDemorkat dan Republik yang akan maju dalam kampanye calon presiden AS,Mereka akan mengikuti beberpa tahapan persaingan berikut :
  • Musim debat sesama calon (Debates)
  • Pemilihan pendahuluan (Primaries)
  • National Polling Demokrat dan Republik
  • Poling seluruh negara bagian (Statewide Polling)
  • Penentukan pasangan calon pemenang pemilu (Electoral College)
  • Pengesahan suara (Endorsements)
Sangat penjang jalan perjuangan (persaingan) yang menuntut energi, stamina, kekuatan dan modal yang akan mereka jalani. Meski masih sangat panjang, berikut dapat kita prediksi siapakah yang akan maju dari kedua kiubu klasik politik di AS untuk calon presiden 2016 nanti.

Calon dari partai Demokrat

Joe Biden  • Hillary Clinton •  Martin O’Malley • Elizabeth Warren • Jim Webb

  • Dari sepuluh bahkan selusin bursa calon demokrat yang didengung-dengungkan akan ikut bursa calon presiden dari Demokrat, akan tetapi AGI meyakini bahwa hanya ada 5 calon saja yang akan maju dan disetujui sebagai calon kandidat dari Demokrat.
Warren WinDari ke lima calon terkuat Demokrat nantinya yang akan bersaing adalah Elizabteh Warren dan Hillary Rodham Clinton. Dan pada akhirnya, Warren akan maju sebagai calon tunggal melawan jagoan dari Republik. Alasannya, akan disebutkan pada bagian terpisah dari tulisan ini.
Sementara itu, dari dari Republik memperlihatkan animo yang sangat besar. Hal ini terlihat betapa Republik sangat ingin menggantikan peranana Demokrat dalam kepemimpinan AS pada tahun 2016 saat dunia mencapai titik menentukan dalam krisis ekonomi dan poltik luar negeri yang berimplikasi pada masa depan AS sebagai penguasa dunia dalam menjaga era globalisasi atau new era yang merupakan strategi utama AS dalam menerapkan posisinya sebagai penjaga utama keseimbangan dunia.

Calon dari partai Republik

Dari Republik ada dua lusin calon kandidat yang digadang-gadang (usung) oleh partai dan publik pendukung republik atau polling khusus republik. Tanpa bermaksud mensubordinasikan niat dan kekuatan serta peluang mereka, dalam pandangan AGI, dari dua lusin calon tersebut yang paling serius dan berpeluang ada 7 yaitu :
  • Bens Carson
  • Ted Cruz
  • Carly Florina
  • Mike Huckabee
  • Rand Paul
  • Marco Rubio
  • Mitt Romny
Dari tujuhTcalon di atas, nantinya yang akan bersaing dalam pemilihan pendahuluan adalah Mitt Romny dan  Carly Florina.
Dari Republik ada dua lusin calon kandidat yang digadang-gadang (usung) oleh partai dan publik pendukung republik atau polling khusus republik. Tanpa bermaksud mensubordinasikan niat dan kekuatan serta peluang mereka, dalam pandangan AGI, dari dua lusin calon tersebut yang paling serius dan berpeluang ada 7 yaitu :
Dari tujuhTcalon di atas, nantinya yang akan bersaing dalam pemilihan pendahuluan adalah Mitt Romny dan  Carly Florina.
Flrorina Win
Florina akan menang atas Romney dan menjadi wakil dari Republik, menantang calon dari Demokrat Ellizabeth Warren.

Perarungan babak Final menuju National Convention (Demokrat vs Republik)

Pertarungan dua wanita besi AS untuk menjadi wanita pertama pemimpin negara super power AS akan mencatat sejarah baru yaitu pertama sekali dipimpin oleh wanita.
Mengapa AS membutuhkan wanita menjadi pemimpinnya pada era abad 21? Banyak hal menarik yang melatar belakanginya dan tentang hal ini akan dibahas secara khusus pada penjelasan (tulisan) yang lain.
Dalam pertarungan hidup mati dua wanita besi dari AS, akhirnya Carly Frorina, ekonom terkemua AS akan memenangi pertarungan melelahkan tersebut. Florina akan menggantikan Barrack Obama sebagai presiden AS ke 45.
Florina US Pres
Mengapa Carly Florina menjadi presiden AS? Beljar dari kesalahan Sarah Pallin dan Hillary pada masa lalu adalah salah satu hal penting yang dipelajarinya. Tentu saja kelebihannya bukan terletak pada kesalahan orang lain, melainkan kemampuannya yang mumpuni ikut berperan besar dalam mewujudkan impian dan cita-citanya menjadi presiden di negara super power dan paling berpengaruh di atas planet bumi kita ini..
Salam AGI

Monday, 10 August 2015

PENGUSAHA PROPERTY...MAJU SEBAGAI CAPRES DARI PARTAI REPUBLIK

Calon Presiden AS, Donald Trump Klaim Miliki USD8,7 Miliar

Miliarder Donald Trump mengajukan diri untuk menjadi calon Presiden Amerika Serikat (AS). Dalam pidatonya, Trump mengungkapkan kekuatan terbesarnya adalah uangnya.
Kebanyakan kandidat calon Presiden AS coba menyetarakan statusnya dengan para pemilihnya. Misalnya Hillary Clinton, dalam kampanye perdananya mengatakan, “Demokrasi tidak hanya untuk miliarder dan korporasi.”
Tapi sebaliknya, Trump selalu mengungkapkan sebaliknya. “Saya sangat kaya,” kata calon Presiden AS dari Partai Republik ini, seperti dilansir dari CNN, Kamis (18/6/2015).
Dalam kampanye perdananya sebagai calon Presiden AS, Trump mengumumkan dirinya memiliki kekayaan sebesar USD8,7 miliar.
Di depan podium, dirinya juga mendetailkan kekayaannya tersebut. Kekayaannya sebesar USD302 dalam bentuk aset likuid, USD3,3 miliar dalam bentuk lisensi real estatdan brand, serta USD3,7 miliar dalam bentuk real estat komersial.
Dia berjanji akan menyelesaikan isu terkait keterbukaan jumlaha setnya, termasuk terkait pajak sebelum debat pertama antara calon Presiden AS dari Partai Republik.
U.S. Republican presidential candidate, real estate mogul and TV personality Donald Trump formally announces his campaign for the 2016 Republican presidential nomination during an event at Trump Tower in New York June 16, 2015. REUTERS/Brendan McDermid

TEAM KAMPANYE TERUS MENGGALANG DANA UNTUK "HILLARY"

Capres AS: Raja-raja Bisnis Ini Beri Dana Jutaan Dolar Ke Hillary Clinton

U.S. Democratic presidential candidate Hillary Clinton speaks during an event at the New York University Leonard N. Stern School of Business in New York July 24, 2015.  REUTERS/Shannon Stapleton
Hillary Clinton.(REUTERS) JAKARTA – Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Hillary Clinton mendapatkan dukungan dana Super PAC sebesar US$15,6 juta sepanjang semester I/2015. Salah satu pendonor adalah raja bisnis AS, George Soros.
Seperti dikutip dari The Wrap, Sabtu (1/8/2015), jumlah yang fantastis tersebut disumbang oleh pasangan maesto Haim Saban dan Cheryl Saban sebesar US$2 juta dan enam orang lainnya dengan sumbangan masing-masing US$1 juta.
Keenam orang tersebut adalah raja bisnis George Soros, Sutradara Hollywood Steven Spielberg, serta sejumlah investor yaitu Herb Sandler, Jeffrey Katzenberg, Donald Sussman dan lembaga the Democratic Fair Share Action super PAC.
Selain itu, Sutradara Hollywood J.J Abrams dan istrinya, Katie McGrath juga menyumbang US$ 500.000 untuk mendukung mantan istri Bill Clinton itu dalam pemilihan presiden AS.
Pada Rabu lalu, tim kampanye Clinton memperkirakan telah mengumpulkan lebih dari US$ 45 juta sejak mantan Menteri Luar Negeri tersebut mengumumkan pencalonan dirinya pada bulan April.
Namun, jumlah tersebut masih jauh tertinggal dari Super PAC yang dicapai bakal calon Presiden dari Partai Republik, Jeb Bush. Dana kampanye Bush melebihi $100 juta ketika calon diminta untuk mengajukan keuangan pada 15 Juli.
Super PAC merupakan jenis komite aksi politik independen untuk menggalang dana tak terbatas dari perusahaan, serikat pekerja dan individu tetapi tidak diizinkan untuk memberikan atau mengkoordinasikan langsung dengan kandidat calon.
Share Button

SIAP BERTARUNG DI PARTAI REPUBLIK UNTUK MEREBUT NOMINASI...KURSI 2016 AMERIKA

Jeb Bush: Saya siap pimpin Amerika Serikat


Jeb Bush berjanji melindungi pihak yang paling lemah di negaranya.
Mantan Gubernur Florida, Jeb Bush, berjanji memperbaiki Amerika saat dia menyatakan diri sebagai bakal calon presiden dari Partai Republik.
Dalam sebuah video yang dikeluarkan beberapa jam setelah peluncuran resminya di Miami, Jeb yang berusia 62 tahun dan saudara laki-laki mantan presiden George W Bush mengatakan, "Saya siap memimpin."
Dia juga berjanji melindungi pihak yang paling lemah di negaranya dan menghilangkan batas mobilitas masyarakat.
Tetapi tetap ada keraguan di antara kelompok konservatif di partainya.
Hasil jajak pendapat pendahuluan mengisyaratkan Jeb masih belum menguasai calon Republik yang luas.
Dalam video terakhirnya, berjudul The Greatest Century, dia menyampaikan pesan yang sangat optimistis, dengan mengatakan," Saya menyaksikan sebuah negara besar pada abad terbesarnya, dan saya siap memimpin."
Meskipun kampanyenya resmi dilakukan pada hari Senin (15 Juni), bukan rahasia lagi selama beberapa bulan timnya telah menghimpun dana kampanye US$100 juta.
jeb bush

11.CALON BERSAING UNTUK MEWAKILI PARTAI REPUBLIK

11 Kandidat Calon Presiden Partai Republik Hadir di Iowa

Sebelas kandidat calon presiden Partai Republik yang akan bertarung pada pemilu presiden Amerika tahun 2016 berkumpul di negara bagian Iowa hari Sabtu (16/5).
Mantan Senator Pennsylvania Rick Santorum berbicara di
Mantan Senator Pennsylvania Rick Santorum berbicara di "Iowa Faith & Freedom 15th Annual Spring Kick Off," Waukee, Iowa, 25 April 2015. Akhir pekan ini sebelas kandidat calon presiden Partai Republik mengikuti forum serupa di Iowa. (AP Photo/Nati Harnik)
Kesebelas kandidat calon presiden dari Partai Republik itu menjelaskan kepada anggota-anggota partai yang paling aktif tentang mengapa mereka layak memperoleh nominasi partai tersebut.
Forum yang disponsori oleh Partai Republik di Iowa itu didominasi oleh diskusi tentang Iran, Islam dan pergolakan di Timur Tengah. 
Kandidat-kandidat yang akan bertarung itu mendesak kehadiran Amerika yang lebih kuat di dunia tetapi berbeda pendapat soal seberapa tegas seharusnya Amerika terhadap musuh-musuhnya.
Ditanya soal Iran, mantan Senator Pennsylvania Rick Santorum menjawab “padati pesawat-pesawat pembom kita dan bom Iran kembali ke abad ketujuh.” Sementara Senator Rand Paul dari negara bagian Kentucky mempertanyakan apakah invasi ke Irak bermanfaat atau justru sia-sia, mengingat bangkitnya ISIS disana.
Beberapa kandidat calon presiden lain menyalahkan kebangkitan ISIS pada Presiden Barack Obama karena tidak meninggalkan pasukan di Irak pasca penarikan mundur seluruh pasukan. Beberapa kandidat menuduh Obama tidak serius mengatasi ancaman militan ISIS.
Para kandidat calon presiden dari Partai Republik itu juga membahas pandangan mereka tentang pajak yang lebih rendah, imigrasi, pendidikan, ekonomi dan isu-isu penting lain bagi pemilih Amerika. Mereka juga mengkritisi kandidat calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, yang terutama dikritik karena tidak menjawab lebih banyak pertanyaan pemilih dalam kampanyenya.
Iowa akan melangsungkan nominasi pertama untuk pemilu presiden Amerika thaun 2016 pada awal tahun depan.

Tuesday, 4 August 2015

PALING POPULER SAAT INI....DI BENUA AMERIKA...DIALAH AMERIKA SEJATI

Donald Trump Paling Populer di Antara Bakal Capres AS dari Republik

Fajar Nugraha - 16 Juli 2015 09:26 WIB
Donald Trump dianggap yang paling populer (Foto: AFP)
Donald Trump dianggap yang paling populer (Foto: AFP) 
Metrotvnews.com, Washington: Donald Trump menjadi sosok terpopuler di antara bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari kubu Partai Republik.
Pengusaha properti ini menduduki peringkat pertama dalam jajak pendapat dari Suffolk University dengan perolehan 17 persen. Trump mengungguli mantan Gubernur Florida Jeb Bush yang mendapatkan 14 dukungan dan Gubernur Wisconsin Scott Walker dengan 8 persen.

Hal ini berbeda dari jajak pendapat sebelumnya di mana Trump berada di posisi kedua di belakang Bush.

Sikap Trump yang 'blak-blakan' soal imigrasi ilegal sepertinya sukses menggalang dukungan dari para pemilih konservatif. Acara kampanyenya di Arizona baru-baru ini dibanjiri warga setempat.

"Saya menghormati Meksiko sebagai sebuah negara. Tapi masalahnya pemimpin mereka lebih pintar, tajam dan lihai dibandingkan pemimpin negara ini dan mereka mengakali kita di perbatasan dan mereka mengakali mereka dalam perdagangan. Mereka mengakali kita!" ujar Trump, seperti dikutip VOA Indonesia, Kamis (16/7/2015).

Menurut pengamat Partai Republik Scot Faulkner, Trump begitu tidak terkendalinya sehingga dianggap menyegarkan. Inilah yang menjadi pemicu mengapa ia sekarang paling populer dibanding yang lainnya.

Tapi komentar Trump yang menyebut imigran gelap sebagai 'kriminal' dan 'pemerkosa' telah mengundang reaksi negatif dari kelompok-kelompok imigran di seluruh AS. Ucapan itu dianggap dapat melukai reputasi Partai Republik dalam jangka panjang.​

"Ia menyebut kami kriminal. Ia menyebut kami pemerkosa. Kami bukan kriminal maupun pemerkosa," tutur aktivis keimigrasian Jorge Mario Cabrera dalam sebuah demonstrasi menentang Trump di California.

Seorang delegasi dari negara bagian Maryland, Joseline Pena-Melnyk, juga mengkritik posisi Trump dalam isu imigrasi dalam aksi protes di dalam hotel yang dimiliki Trump di pusat kota Washington.

"Kami punya kekuatan ekonomi. Kami bagian besar dari perekonomian ini dan kami tidak akan menerima penghinaannya begitu saja!," tegas Pena-Melnyk.

Kandidat calon presiden dari Partai Demokrat juga telah melayangkan kritik mereka terhadap Trump, mulai dari Hillary Clinton hingga Bernie Sanders dan mantan gubernur Maryland Martin O'Malley.

"Kalau Donald Trump ingin menjadi calon presiden dengan menjadikan imigran sebagai musuh, ia harus kembali ke tahun 1840an dan mencalonkan diri jadi calon dari partai yang tidak tahu apa-apa!," sebut O'Malley kepada sebuah kelompok hak-hak warga keturunan Hispanik di Kansas City.

Sementara itu, kebanyakan bakal calon presiden dari Partai Republik tampak berhati-hati menanggapi Trump saat ini. Namun Jeb Bush menyebut Trump mengusung 'retorika yang memecah-belah' dan ia tidak ingin 'dikaitkan dengan pernyataan penuh kebencian yang dilontarkan Trump akhir-akhir ini'.

Para tokoh partai tampak khawatir perkataan-perkataan dari Trump mengenai imigrasi ilegal dapat merugikan partai bulan November tahun depan saat Partai Republik berharap dapat memenangkan suara dari kelompok Hispanik, yang biasanya mendukung Partai Demokrat.

"Ia punya waktu dari sekarang hingga mungkin pemilihan pendahuluan di New Hampshire. Dia akan jadi pusat perhatian dan ia seseorang yang suka jadi pusat perhatian dan ia akan mengatakan hal-hal yang mengguncang semua orang, dalam bisa berarti baik maupun buruk," ujar Scot Faulkner.

Walaupun begitu, kebanyakan pengamat memperkirakan popularitas Trump tidak akan bertahan lama. "Ia tentunya kandidat yang dikenal orang banyak, terkenal sering berkata-kata yang kontroversial. Ia akan dapat meraih perhatian, terutama dalam isu seperti imigrasi. Tapi pada akhirnya, ia tidak akan memenangkan nominasi ataupun punya kemungkinan memenangkan nominasi," ujar John Fortier dari Bipartisan Policy Center di Washington.​

Apakah Trump mampu mempertahankan popularitasnya dalam jajak pendapat akan diuji saat 10 bakal calon presiden dari Partai Republik bertarung dalam debat pertama untuk pemilihan presiden 2016 pada 6 Agustus di Cleveland, Ohio.
FJR

INILAH CALON PEMENANG PRESIDEN 2016 ....UNGGUL DI AMERIKA MELALUI "POLLING"

Donald Trump Maju sebagai Calon Presiden Amerika


Donald Trump Maju sebagai Calon Presiden Amerika
Taipan Donald Trump melakukan orasi saat kampanye Calon Presiden AS pada pemilu 2016. (Foto Reuters/Brendan McDermid) 
MerahPutih, Internasional-Taipan properti dan host The Apprentice Donald Trump, 68, maju sebagai calon presiden Amerika Serikat pada Pemiu 2016. Trump mengusung jargon "membangkitkan kembali impian Amerika" dalam kampanyenya.
"Tuan dan nyonya sekalian saya resmi maju sebagai calon presiden Amerika pada 2016 nanti. Dan, kita akan memajukan bangsa ini," ujar Trump seperti dikutip CNN, Rabu (17/6) WIB.
Trump mengatakan "American Dream" sudah mati. "Jika terpilih sebagai presiden nanti saya akan mengembalikan kejayaan ekonomi Amerika," sambungnya.
Hal itu ia sampaikan untuk mengkritik rivalnya dari Partai Republik. Pemerintahan yang sekarang dinilai telah gagal menciptakan lapangan kerja baru dan pelemahan dolar.
"Saya telah berhubungan dengan para politisi sejak lama. Mereka tidak akan mampu mengembalikan kebangkitan ekonomi Amerika. Mereka tidak akan bisa," kata Trump dalam kampanye selama 45 menit di Fifth Avenue, New York dengan penuh percaya diri.
Seumur hidupnya, Trump dikenal sebagai pebisnis sukses. Ia bertekad mengembalikan kejayaan ekonomi AS.
Sejawat Trump mengatakan kesuksesan Trump di dunia bisnis membuatnya percaya diri.
"Dia punya keberanian dan modal," kata Roberto Bezjon, anggota dewan organisasi Trump. "Dia sangat tegas dan bicara apa adanya."
Trump akan bersaing dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton yang turut mendeklarasikan diri sebagai Calon Presiden AS pada pemilu 2016 mendatang. Hillary maju diusung Partai Demokrat.